"Fasilitas kampus kurang memadai,Drs.Agus lanini S,H.,MH. wadek akademik:''Solusinya,Sadarkan mahasiswa tentang kesiapan''.

"Fasilitas kampus kurang memadai,Drs.Agus lanini S,H.,MH. wadek akademik:''Solusinya,Sadarkan mahasiswa tentang kesiapan''.

LPM Hitam Putih - Untad,Fasilitas kampus kini telah menjadi permasalahan bagi mahasiswa, keluhan mahasiswa ini muncul karena mereka merasa bahwa fasilitas di kampus yang kurang memadai. Mulai dari pembangunan masjid yang belum juga rampung sampai dengan fasilitas yg ada dalam ruangan kelas, permasalahan ini menjadi masalah yang banyak dikeluhkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum, Jum'at (19/05/2023).

Fasilitas kampus menjadi salah satu penunjang akreditas kampus. Menurut salah satu pekerja bangunan “Terkait validasi khusus masjid mungkin pengerjaannya sekitar 3 bulanan akan rampung, jika melihat dari acuan akan hal tersebut estimasi waktu 3 bulan masjid ini sudah bisa dipakai untuk kendala yang menghambat pembangunan ini mungkin tergantung donatur. Apabila donatur ke masjid ini besar, mungkin penyelesaian pengerjaannya cepat selesai juga. Pun sebaliknya pengerjaannya akan cepat selesai dan sebaliknya tergantung dari hal tersebut, tuturnya.

Menanggapi hal tersebut Dekan Fakultas Hukum Dr. H. Sulbadana, SH., MH. Menyampaikan bahwa masjid tersebut merupakan swadaya dari civitas akademika karena itu tidak bisa di cover oleh pembiayaan BLU (badan layanan umum) maupun BOPTN (bantuan operasional perguruan tinggi negeri), olehnya kemudian swadaya sumbangan dari teman-teman Dosen ada yang menyumbang secara berkala, adapula yang lauk pauknya di sumbangkan. Seperti saya, saya punya lauk pauk saya serahkan sepenuhnya setiap bulan dan selain itu kalau ada rezeki sumbang lagi, karena pembangunan untuk rumah ibadah itu bukan merupakan bagian dari pembiayaan yang di cover di dalam BLU maupun BOPTN. Sementara pembiayaan di UNTAD ini bersumber dari BLU maupun BOPTN. 

Disisi lain wadek 1 Bidang Akademik fakultas hukum Drs. Agus Lanini S.H., MH. Mengatakan mengenai fasilitas yang ada di fakultas hukum seperti AC. “AC itu jika mau menggunakan secara baik apabila jendela dan pintu di tutup, sepanjang saya perhatikan kenapa ini AC jalan terus pintu dan jendela terus-terus terbuka, saya masuk kamu kok membiarkan jendela dan pintu terbuka, itu kan menyebabkan VRON cepat tersedot habis jadi durasinya untuk menikmati kesejukan hilang cepat dari sisi lain juga ada kelemahan AC itu karena dia tidak bisa di matikan per AC”. ucap Drs. Agus Lanini S.H.,MH.

“Nah solusinya adalah menyadarkan dulu mahasiswa tentang kesiapan dirinya bahwa menggunakan fasilitas itu bukan hanya untuk dirinya pribadi (person), tetapi orang lain juga, Adek-adekmu juga belakangan butuh fasilitas itu, itukan perlu di sadarkan kepada mahasiswa. itu yang pertama, yang kedua semua elektronik itu butuh perawatan ini juga harus ada pengecekan berkala misalnya ketika jendela yang tidak bisa ditutup rapat mestinya fakultas harus lebih peka dan mengontrol jangan sampai memang ada pintu yg susah di kunci, atau unsur fakultas juga harus melihat hal-hal seperti itu supaya semua lebih padu untuk perawatannya harus merata kesemua, 

Dan yang menyangkut gedung insyaallah gedung kita akan ketambahan lagi ruang perkuliahan nanti cukup besar berlantai tiga dan ada berapa lokal pesan kemungkinan ada ketambahan sampai enam kelas nanti dan untuk fasilitas sejak tahun kemarin kita sudah memasang gedung atas sana bt 15 Sampai 20 Spot WiFi jadi sudah bagus sejak awal semester ini, kalau yg bt 6 sampai bt 9 baru selesai sepertinya minggu ini jadi mungkin sekarang sudah bisa di gunakan, kemudian informasi dari universitas sampaikan bahwa kapasitas BANDWIDTH kita sekarang itu sudah di tingkatkan 3 kali lipat jadi sudah mencapai 3,5G. Saya juga mengharapkan kesadaran mahasiswa terkait fasilitas kampus yang telah disediakan” tutupnya.

Reporter:Gugun,Dita,Zidma

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Fasilitas kampus kurang memadai, tiba-tiba UKT naik? (Manipulasi Berkedok Regulasi)"

"Keterlambatan Penginputan Nilai di SIAKAD, Mahasiswa Keluhkan Kinerja Birokrasi FH-UNTAD"

"Mahasiswa Keluhkan Kehilangan Barang, Akses dan Keamanan Kampus Dipertanyakan".