"Dianggap Kurang Efisien, Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP-UNTAD Keluhkan Kebijakan Kuliah Daring"

"Dianggap Kurang Efisien, Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP-UNTAD Keluhkan Kebijakan Kuliah Daring"

LPM Hitam Putih-UNTAD News, Pendidikan tinggi telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan diperkenalkannya kebijakan kuliah daring. Dalam upaya untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan, banyak universitas dan institusi pendidikan telah mengadopsi model pembelajaran daring, sebagai cara untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan fleksibel. Dan dimulai dari awal semester baru, Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP-UNTAD Angkatan 2021 mulai merasakan dampak dari adanya kebijakan tersebut, Kamis (02/11/2023).

Terbatasnya ruang perkuliahan menjadi faktor pemicu, kerap kali mahasiswa dijadwalkan kuliah online terus-menerus di Universitas Tadulako. Hal ini dapat dikatakan sebagai dampak dari tsunami tahun 2018 silam, yang mengakibatkan banyak fasilitas tidak layak digunakan lagi, termasuk ruang kelas.
 
Saat ini kuliah online dijadikan alternatif terbaik dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas ini.Namun, banyak mahasiswa yang mengeluhkan kebijakan ini lantaran ketidak efektifannya jika di sesuaikan dengan situasi sekarang ini.

Kuliah online berdampak pada kualitas pembelajaran. Kurangnya koneksi emosional antara dosen dan mahasiswa, dapat mengurangi motivasi belajar dan menyebabkan kelelahan mental. Hal itu pula yang dapat mempengaruhi perkembangan pribadi melalui interaksi sosial. 

"Kalau masalah waktu sih lebih fleksibel, karna bisa kita sesuaikan jadwal mata kuliahnya menurut kesediaan dosen ataupun mahasiswanya, entah itu sore atau malam. Tapi kalau masalah efektifitas mungkin mending kuliah offline, kalau kuliah online kadang kami kurang paham", ujar salah seorang berinisial E  mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi FKIP-UNTAD.

Tidak hanya itu, menurut pendapat narasumber bahwasanya, situasi saat ini dimana sering kali kebijakan pemadaman listrik bergilir dan jaringan selular yang sering tidak stabil juga menjadi salah satu tantangan terberat dalam kuliah daring.

Kini mahasiswa yang dalam keadaan tidak berdaya hanya bisa pasrah mengikuti kebijakan dari pimpinan prodi, sembari berharap secepat mungkin segera di atasi keterbatasan ruang kelas ini, mengingat UKT juga berjalan setiap semesternya untuk bisa mengembalikan suasana pembelajaran kembali kondusif seperti prodi dan fakultas yang lainnya.

"Mungkin secepatnya pembangunan fasilitas diselesaikan dan juga disemester selanjutnya dikarenakan ada praktikum, jam mata kuliah yang biasa membahas tentang teori itu kalau bisa offline saja, karena banyak pembahasan yang tidak dibahas disaat online", tambahnya.

Sumber Foto: LPM Hitam Putih
Reporter: Samsudaris,Sri,Nafila,ardi
Editing: LPM Hitam Putih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Fasilitas kampus kurang memadai, tiba-tiba UKT naik? (Manipulasi Berkedok Regulasi)"

"Keterlambatan Penginputan Nilai di SIAKAD, Mahasiswa Keluhkan Kinerja Birokrasi FH-UNTAD"

"Mahasiswa Keluhkan Kehilangan Barang, Akses dan Keamanan Kampus Dipertanyakan".