"Fakultas Hukum-UNTAD Mendirikan Komunitas Moot court study club"
"Fakultas Hukum-UNTAD Mendirikan Komunitas Moot court study club"
LPM Hitam Putih News-Untad,moot court atau yang merupakan peradilan semu merupakan sebuah proses kegiatan yang dimana mahasiswa belajar mengenai praktik beracara pada suatu proses peradilan khususnya pada hukum acara atau hukum formil. Seperti halnya dengan komunitas atau klub belajar yang baru berdiri di fakultas hukum universitas tadulako, komunitas tersebut membuat klub belajar peradilan semu atau moot court ini menimbulkan banyak manfaat dan hal menarik yang dapat diambil sekaligus diterapkan oleh para mahasiswa fakultas hukum. Selasa (31/10/2023).
FH-UNTAD kembali membangun hal baru yang bermanfaat bagi para mahasiswa dengan membangun sebuah komunitas belajar peradilan semu atau moot court study club, komunitas ini dibuat sebagai wadah bagi mahasiswa untuk belajar tentang peradilan semu yang merupakan simulasi dari peradilan yang sebenarnya. Apalagi peradilan semu ini adalah sebuah tempat bagi para mahasiswa yang merupakan calon yuris yang menempa ilmu dalam proses beracara.
Menurut ketum moot court study club, terbentuknya moot court study club di fakultas hukum untad ini dibuat dilatarbelakangi oleh minat tinggi dari mahasiswa khususnya mahasiswa baru yang ingin belajar tentang peradilan sehingga dibuatlah moot court study club ini dengan tujuan utamanya untuk menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin terjun ke prospek kerja peradilan kedepannya.
"Jadi awalnya moot court club ini sudah ada tapi karna pasif jadi sempat hilang,nah setelah kegiatan TLF (Tadulaku Law Festifal) kemarin kita melihat antusias teman teman apalagi teman teman maba itu sangat tinggi, kita berinisiatif mengadakan kembali sehingga ada naungannya teman teman maba atau semester bawah untuk belajar di peradilan. Jadi kita itu sebagai wadah untuk teman teman yang belum mendapat mata kuliah hukum acara peradilan untuk mempelajari terlebih dahulu" ujar ari rihnawan selaku ketua umum moot court study club.
"Jadi untuk tujuan utamanya tentu saja kita sebagai mahasiswa fakultas hukum yang notabenenya akan bekerja. Salah satu prospek kerjanya yaitu ke peradilan. Jadi moot court club ini berusaha untuk bagaimana mahasiswa fakultas hukum itu bisa beracara. Karena sangat disayangkan, mahasiswa fakultas hukum tidak tau bagaimana beracara dalam peradilan" tambahnya.
Karena hal tersebut itulah moot court study club bisa hadir ke dalam Fakultas Hukum Universitas Tadulako.
Ditambah lagi beberapa kegiatan yang akan dijalankan kedepannya moot court study club sebagai penunjang kegiatan komunitas belajar tersebut. Seperti melakukan kajian hingga bisa melakukan perlombaan semu dengan tingkat nasional.
Adapun pada hari sabtu,28 Oktober 2023 kemarin moot court study club mengadakan pertemuan dengan para peserta baru dengan melakukan test wawancara juga materi perdana dengan mengangkat tema 'meningkatkan yuridis muda berkualitas' dengan dihadiri oleh salah satu dosen fakultas hukum dan juga salah satu hakim pengadilan negeri donggala.
Karena itulah antusiasme peserta yang hadir pada kegiatan moot court tersebut sangat tinggi,berbagai keuntungan serta harapan peserta pada kegiatan tersebut terwujud dengan baik.
"Waktu itu ada pertemuan dengan moot court komunitasnya,saya dapat materi lumayan banyak dari pengadilan negeri donggala,yang dibawakan oleh kak andi aulia rahman dan dosen hebat yaitu dibawakan oleh pak harun,saya mendapatkan tentang pelajaran bagaimana sistem pengadilan di Indonesia dan mendapatkan juga materi tentang bagaimana sistem sistem pengadilan yang ada di Indonesia. Contohnya pengadilan terbuka dan tertutup,hukum acara dan hukum pidana" ujar salah satu peserta yang mengikuti kegiatan moot court club.
"Harapanku kedepannya,semoga moot court study club,ini bisa menjadi komunitas yang terus berjalan karena komunitas ini sangat bagus bagi mahasiswa fakultas hukum" tambahnya.
Sumber foto: LPM Hitam Putih
Reporter: Marsha,Tafta,Ma'arif
Editing:Tim LPM Hitam Putih
Komentar
Posting Komentar