"Sebagian mahasiswa menganggap bahwa organisasi adalah penghambat perkuliahan dan buang-buang waktu saja!"
"Sebagian mahasiswa menganggap bahwa organisasi adalah penghambat perkuliahan dan buang-buang waktu saja!"
Selain dituntut untuk menjadi orang yang terdidik dan memiliki kemampuan, mahasiswa tidak jarang juga dikatakan sebagai calon intelektual yang sering didambakan. Karena dengan kemampuan mereka dianggap bisa menghasilkan suatu inovasi bahkan perubahan pada suatu masyarakat, negara, dan bangsa.Seorang mahasiswa selain memiliki kemampuan di bidang akademis, ia juga memiliki peluang dibidang non akademis seperti berorganisasi. Jadi, seberapa besar dampak positif yang diberikan oleh sebuah organisasi tersebut?.
Mahasiswa berpeluang untuk mengembangkan idealismenya dengan jiwa-jiwa semangat membangun atas hal yang terjadi disekitarnya sehingga seringkali disebut sebagai agent of change bagi dirinya sendiri dan orang orang disekitarnya.Sedangkan organisasi, merupakan tempat berkumpulnya dua orang atau lebih dengan tujuan yang sama dan terstruktur.
Dengan berorganisasi, mahasiswa didorong untuk mengubah pola pikir dan mendapat kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dan belajar mengeksplor kemampuan hardskill maupun softskill, dan banyak lagi hal yang bisa didapatkan ketika mengikuti organisasi.
Mahasiswa yang mengikuti organisasi bisa memiliki pemahaman bahwa organisasi merupakan wadah dalam upaya membangun value pada diri sendiri.
Dengan bergabung dan aktif dalam organisasi, maka akan berefek pada wawasan, cara berpikir, pengetahuan, dan sebagainya.Namun, dibalik itu semua masih banyak juga terdapat stigma buruk orang lain kepada organisasi contohnya ada yang mengatakan bahwa organisasi hanya akan menghambat perkuliahan,buang-buang waktu, dan lain sebagainya.
Ketakutan yang disebabkan karena mereka belum mengetahui dan mengikuti organisasi, kemudian itu yang membuat mahasiswa menjadi malas bahkan tidak tertarik untuk mengikuti sebuah organisasi. Mereka hanya menilai organisasi dari sisi negatif saja, padahal itu semua kembali lagi ke diri masing” mahasiswa dan organisasinya.
Penulis berpesan kepada mereka yang takut atau tidak berminat untuk mengikuti organisasi, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman. Berkreasilah dengan karyamu untuk diri sendiri, lingkungan sekitar, bangsa, dan negara. Tanggung jawab menjadi hal terbaik yang kita miliki sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.
Menjadi mahasiswa yang berintegritas dan menjadikan suatu organisasi sebagai tempat untuk belajar dan menambah pengetahuan dan wawasan sekaligus menambah pengalaman terbaik selama masa perkuliahan.
#HidupMahasiswa
#HidupRakyatIndonesia
Oleh : Gunawan (Kader LPM Hitam Putih)
Komentar
Posting Komentar